PERBEDAAN TEORI AGENDA SETTING & TEORI DEPEDENSI MEDIA

 
Perbedaan Pandangan Antara Teori Agenda Setting Dan Teori Ketergantungan Media

Aspek
Teori
Agenda Setting
Ketergantungan  media
Pengertian
Agenda Setting Theory adalah teori yang menyatakan bahwa media massa merupakan sumber informasi tentang kebenaran dengan kemampuan media massa untuk mentransfer dua elemen yaitu kesadaran dan informasi ke dalam agenda publik dengan mengarahkan kesadaran publik serta perhatiannya kepada isu-isu yang dianggap penting oleh media massa. McCombs and Shaw mendefinisikan agenda setting adalah media mengindikasi kepada publik apa yang menjadi isu utama dan dipresepsikan oleh publik sebagai isu utama.
Teori ketergantungan Media (bahasa Inggris: Dependency Theory) adalah teori tentang komunikasi massa yang menyatakan bahwa semakin seseorang tergantung pada suatu media untuk memenuhi kebutuhannya, maka media tersebut menjadi semakin penting untuk orang itu.Teori ini diperkenalkan oleh Sandra Ball-Rokeach dan Melvin DeFleur. Mereka memperkenalkan model yang menunjukan hubungan integral tak terpisahkan antara pemirsa, media dan sistem sosial yang besar.

Variabel
  1. Agenda media (sebagai variabel independen)
  2. Agenda publik (sebagai variabel dependen)

1. Sistem sosial
2. Sistem media
3. audience








Asumsi
Dua asumsi dasar :
(1) Masyarakat pers dan mass media tidak mencerminkan kenyataan; mereka menyaring dan membentuk isu;
(2) Konsentrasi media massa hanya pada beberapa masalah masyarakat untuk ditayangkan sebagai isu-isu yang lebih penting daripada isu-isu lain;

(1) Jika media mempengaruhi masyarakat, hal itu karena media memenuhi keubutuhan dan keinginan audience, bukan karena media menggunakan beberapa pengawasan pada individu.
(2) Orang menggunakan media dalam bagian yang besar menentukan berapa banyak media akan mempengaruhi mereka, misalnya, semakin audience tergantung pada informasi dari media, semakin besar kemungkinan media akan mempengaruhi sikap, kepercayaan, dan bahkan tingkah laku audience.
(3) Karena peningkatan kompleksitas masyarakat modern, kita bergantung banyak pada media untuk membantu memahami dunia kita, membantu kita membuat keputusan yang memperkenankan kita menanggukangi kehidupan dengan lebih baik.
(4) Individu yang memiliki kebutuhan yang lebih banyak akan informasi, pelarian atau fantasi akan lebih dipengaruhi oleh media dan mempunyai ketergantungan media yang lebih besar.
                                                 
Pandangan
Menurut teori agenda setting, media massa memang tidak dapat mempengaruhi orang untuk berubah sikap tetapi dengan fungsinya sebagai gate keeper (penjaga gawang atau penyaring) yang memilih suatu topik dan persoalan tertentu dan mengabaikan yang lain. Dengan menonjolkan suatu persoalan tertentu dan mengesampingkan yang lain, media membentuk citra atau gambaran dunia seperti yang disajikan dalam media massa. (Rakhmat, 1989:259-260), ini berarti media massa cukup berpengaruh terhadap apa yang dipikirkan orang dan mempengaruhi persepsi khalayak tentang yang dianggap penting.

Pemikiran terpenting dari teori ini adalah bahwa dalam masyarakat modern, audience menjadi tergantung pada media masa sebagai sumber inrformasi bagi pengetahuan tentang dan orientasi kepada, apa yang terjadi dalam masyarakatnya. Jenis dan tingkat ketergantungan akan dipengaruhi oleh sejumlah kondisi struktural, meskipun kondisi terpenting terutama berkaitan dengan tingkat perubahan, konflik atau stabilnya masyarakat tersebut. Hal lainnya yang perlu dipahami berkaitan dengan apa yang dilakukan media dalam melayani berbagai fungsi informasi, yakni media menimbulkan efek-efek tertentu berupa kognitif, affektif dan behavior kepada indivud, kelompok dan masyarakat. Dengan demikian teori ini menjelaskan saling hubungan antar tiga perangkat variabel utama yakni, sistem sosial, sistem media dan audience, serta menentukan jenis , efek tertentu sebagai hasil interaksi antara ketiga variabel tersebut.
Kekuatan dan kelemahan
(1)kekuatan :
-berfokus pada interaksi khalayak dengan media
- secara empiris membuktikan hubungan antara ekspos media. Motivasi khalayak untuk mencari panduan, dan persepsi khalayak terhadap isu publik
- menghubungkan sejumlah ide yang mirip termasuk priming, penempatan berita, dan kekuatan kisah.
(2)kelemahan
-berakar pada teori masyarakat massa
-terlalu spesifik pada situasi tertentu saat kampanye politik
-arah dari efek agenda setting ini dipertanyakan oleh beberapa orang
(1)kekuatan

-elegan dan deskriptif

-memungkinkan adanya pembelajaran atas sistem

-menggabungkan teori  mikroskopik dan makroskopik

-menjelaskan peran media selama krisis dan perubahan sosial

(2)kelemahan

-sulit untuk dibuktikan secara empiris

-makna dan kekuatan dari ketergantunngan ini tidak jelas

-kurang kuat dalam menjelaskan efek jangka panjang




           

           




Komentar

Postingan Populer